Diskusikanlah dampak barang tambang, terutama yang sifatnya tidak dapat diperbarui, dieksploitasi tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan?



Jagoan Banten. Tulisan ini sengaja dibuat untuk membantu kamu para pelajar yang masih bingung dalam menyelesaikan tugas dari guru di sekolah.

Banyak tulisan lain dalam blog Jagoan Banten yang membahas berbagai jawaban tugas-tugas sekolah yang diberikan guru, terutama berkaitan dengan pelajaran IPS.

Kamu bisa menelusuri berbagai jawaban tugas lain yang ada di blog ini dengan label materi IPS.

Nah, tulisan kali ini akan membahas jawaban dari Aktivitas Kelompok 1 pada Tema 3 Buku IPS Kelas 7 Kurikulum Prototipe / Sekolah Penggerak.

Dua pertanyaan utama dalam aktivitas kelompok tersebut yaitu :

  • Diskusikanlah dampak barang tambang, terutama yang sifatnya tidak dapat diperbarui, dieksploitasi tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan?
  • Upaya apa yang dapat kalian lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan tempat tinggal sekitar?

Berikut jawaban alternatif yang bisa kamu kembangkan lebih lanjut bersama teman-temanmu.

Diskusikanlah dampak barang tambang, terutama yang sifatnya tidak dapat diperbarui, dieksploitasi tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan?


Barang tambang termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Barang tambang dibedakan ke dalam tiga bagian utama yaitu :

  • Barang tambang sumber energi atau bukan logam, terdiri dari minyak bumi, gas alam dan batubara.
  • Barang tambang logam, seperti emas, nikel, besi, perak, tembaga, bauksit, timah, mangan dan sebagainya.
  • Barang tambang industri, seperti kapur dan asbes.
Karena sifatnya tidak dapat diperbaharui, maka jika dieksploitasi (diambil) secara terus menerus, lambat laun barang tambang yang tersedia di alam akan semakin berkurang bahkan habis.

Jika barang tambang tersebut tidak lagi ada di alam, maka manfaat yang diperoleh dari barang tambang tersebut tidak bisa dinikmati lagi oleh manusia.

Sebagai contoh, jika cadangan minyak di alam habis, maka kendaraan yang memanfaatkan bahan bakar minyak akan tidak bisa beroperasi.

Begitu juga misalnya pembangkit listrik yang memanfaatkan batu bara, tidak bisa lagi beroperasi saat batu bara di alam sudah tidak ada lagi.

Dan pada waktunya, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui berupa barang tambang lambat laun pasti akan habis jika terus dieksploitasi.

Untuk itu, manusia perlu berhemat memanfaatkan sumber daya alam tersebut dan perlu merumuskan berbagai langkah alternatif sebagai pengganti fungsi barang tambang yang akan habis.

Sebagai contoh, penggunaan diesel yang berasal dari minyak bumi diganti dengan biodiesel yang berasal dari tumbuhan. Atau kendaraan berbahan bakar minyak diganti dengan kendaraan listrik.

Saat ini berbagai negara di dunia sudah menyadari bahwa barang tambang mulai menipis dan mereka beralih ke energi alternatif yang bisa diperbaharui.

Dalam kasus lain, penggalian barang tambang juga akan merusak kelestarian alam disekitar. 

Sebagai contoh, penggunaan timbal pada tambang emas akan membunuh berbagai organisme di sekitar lokasi tambang. Timbal juga berbahaya bagi kesehatan manusia jika bersatu dengan air tanah dan diminum.

Tidak hanya itu, pada penambangan tradisional, bekas lobang galian membuat permukaan tanah labil dan tentu berbahaya bagi keselamatan manusia disekitar lokasi tambang.

Dalam skala besar, penggalian barang tambang juga akan menyebabkan kerusakan alam yang lebih besar. 

Jika lokasi penambangan berada di hutan, hutan akan semakin berkurang bahkan habis. Padahal hutan merupakan rumah beragam satwa dan juga sumber oksigen bagi manusia.

Lihat gambar di bawah ini contoh kerusakan hutan akibat penambangan batu bara di Kalimantan :

Kerusakan alam akibat penambangan batu bara di Kalimantan Timur (gambar bbc.com)


Dapat disimpulkan bahwa eksploitasi barang tambang yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan akan mengancam habisnya barang tambang itu sendiri dan juga akan merusak ekosistem yang ada. Lebih lanjut, jika ekosistem rusak, maka yang akan dirugikan adalah manusia itu sendiri.


Upaya apa yang dapat kalian lakukan untuk menjaga kelestarian. lingkungan tempat tinggal sekitar?


Langkah pertama yang bisa dilakukan dalam menjaga kelestarian lingkungan yakni dengan menyadari bahwa kelestarian lingkungan penting untuk keberlangsungan hidup manusia.

Jika kesadaran ini sudah tertanam, maka beberapa tindakan sederhana bisa dilakukan dalam keseharian antara lain :

  • Tidak membuang sampah plastik sembarangan karena sampah jenis ini sulit terurai di alam dan akan menjadi tumpukan sampah yang mengganggu dan merusak lingkungan.
  • Tidak membuang limbah dapur semisal deterjen ke sungai
  • Menganjurkan orang tua untuk memilih kendaraan yang menggunakan energi alternatif semisal mobil berbahan bakar minyak diganti dengan mobil biodiesel atau listrik.
  • Mengurangi jumlah kendaraan pribadi dengan memaksimalkan penggunaan angkutan masal/umum.
  • Menggunakan listrik di rumah secara hemat seperti mematikan lampu di siang hari, mematikan tv saat tidak di tonton, mencabut charger hp saat tidak digunakan, dan sebagainya.
  • Memisahkan jenis sampah organik dan non organik. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk pupuk. Sedangkan sampah non organik bisa didaur ulang.
  • Membawa wadah / kantong dari rumah saat berbelanja di minimarket.
  • Memilih produk yang tahan lama sehingga tidak sering membeli.
  • Melakukan penanaman pohon atau sayuran di pekarangan rumah yang tidak terpakai.

Demikian beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan sebagai pelajar dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Silahlan identifikasi dan tambahkan sendiri langkah nyata yang bisa kamu lakukan selain daftar di atas ya.

Semoga setelah membaca tulisan di atas, kamu bisa menemukan ide lain untuk ditambahkan sebagai jawaban tugas kepada guru.

Tulisan ini hanya inspirasi untuk kamu dan jangan disalin mentah-mentah yah. Kamu pasti bisa menemukan ide brilian yang lain.

Selamat belajar.

No comments:

Post a Comment